Cara Membedakan iPhone Original, Refurbished, dan Rekondisi

WEFIXIT.id – Beberapa waktu lalu, Apple mengumumkan akan menjual seri iPhone X refurbished untuk kali pertamanya. Apple menjual seri iPhone X refurbished untuk varian 64 GB dan 256 GB di toko online resminya.

Produk refurbished tersebut dibaderol dengan harga US$ 769 atau setara dengan Rp 10,7 jutaan untuk varian 64 GB. Dan US$ 899 atau setara Rp 12,5 jutaan untuk yang varian 256 GB.

Sebenarnya, Apple sudah memasarkan produk iPhone refurbished ini sejak tahun 2016 lalu.

Salah satu kelebihan seri iPhone refurbished ini adalah harganya yang lebih murah dari iPhone original yang baru. Tak heran bila produk ini banyak diminati berbagai kalangan yang ingin memiliki iPhone dengan harga lebih murah, namun tetap memiliki garansi resmi dan terjamin keasliannya.

Pengertian iPhone Refurbished dan Rekondisi

Istilah “Refurbished” sendiri memiliki arti diperbarui. Jadi, iPhone refurbished adalah produk iPhone yang ditarik kembali oleh Apple dari pelanggan karena mengalami kerusakan.

Pemilik yang mengklaim kerusakan akan mendapat ganti dengan iPhone yang baru. iPhone yang dikembalikan ini kemudian diperbaiki oleh pihak Apple, lalu dijual kembali dengan label “Refurbished”.

Karena diperbaiki dan dijual langsung oleh Apple sendiri, tentu saja seri iPhone refurbished ini memiliki garansi resmi dari Apple.

iPhone refurbished yang dikeluarkan oleh Apple ini juga terjamin keasliannya. Karena sudah tersertifikasi oleh Apple, meskipun merupakan barang bekas.

Namun terkadang ada beberapa pihak selain Apple yang juga melakukan refurbished pada iPhone. Mereka biasanya merupakan pihak ketiga seperti distributor.

iPhone refurbished yang dikelola oleh pihak ketiga ini biasanya merupakan iPhone bekas yang dijual oleh pemilik atau iPhone yang mengalami kerusakan, lalu diperbaiki, dan dipoles sedemikian rupa untuk dijual kembali.

Hanya saja, refurbished yang dilakukan oleh pihak ketiga ini bukanlah tanggung jawab resmi dari Apple.

Jadi, iPhone refurbished yang dikeluarkan oleh pihak ketiga ini kurang terjamin kualitasnya, meskipun pihak distributor juga memberikan garansi.

Nah, iPhone refurbished yang ditawarkan pihak ketiga inilah yang disebut iPhone “Rekondisi” alias palsu.

Untuk iPhone refurbished resmi (original), hanya dapat dibeli melalui Apple Store.

Jadi, jika Anda menemukan toko yang bukan merupakan toko resmi Apple mengklaim telah menjual iPhone refurbished, Anda perlu mencurigainya. Karena keaslian dari produk tersebut tidak dapat dijamin.

Ada beberapa cara untuk membedakan iPhone original, iPhone refurbished resmi dari Apple, dan iPhone rekondisi dari pihak ketiga (palsu).

Berikut cara-caranya, seperti yang kami rangkum dari berbagai sumber, Senin (2/12/2019).

Ilustrasi.

Cara Membedakan iPhone Original, Refurbished, dan Rekondisi

1. Mengecek Model Perangkat

Anda dapat mengetahui iPhone yang Anda miliki adalah iPhone original atau refurbished melalui keterangan pada model perangkat.

Caranya, buka menu Pengaturan > Umum > Mengenai, kemudian akan muncul deskripsi terkait iPhone Anda. Salah satunya adalah deskripsi model iPhone berupa kombinasi huruf dan angka.

Huruf pertama adalah keterangan apakah iPhone tersebut original, Refurbished, atau Replacement.

Berikut keterangannya :

M = Merupakan keterangan dari perangkat baru. Artinya, perangkat tersebut merupakan perangkat original dan baru yang dikeluarkan oleh Apple.

F = Mengindikasikan bahwa perangkat tersebut merupakan iPhone refurbished atau iPhone bekas yang diperbarui secara resmi oleh Apple.

N = Artinya adalah Replacement Device, atau perangkat tersebut rusak lalu diganti dengan perangkat yang baru. Model ini mengacu pada perangkat yang telah di-service secara resmi.

2. Mengecek IMEI

IMEI atau International Mobile Station Equipment Identity merupakan kode identitas yang dimiliki oleh setiap perangkat ponsel. IMEI dapat ditemukan pada bagian belakang ponsel, baterai, atau kotak yang mengemas ponsel itu sendiri.

iPhone asli (original) memiliki IMEI yang telah resmi terdaftar. Anda dapat mengeceknya di phoneimei.info.

iPhone original, baik itu baru maupun refurbished resmi Apple, memiliki IMEI yang terverifikasi. Namun, untuk iPhone rekondisi berkedok refurbished biasanya nomor IMEI-nya tidak terdaftar alias palsu.

3. Harga

iPhone original yang baru biasanya sesuai dengan harga yang tertera pada situs resmi Apple dan sama di berbagai distributor resmi.

Sedangkan iPhone refurbished resmi dari Apple dibaderol lebih murah 10 persen hingga 20 persen dari harga iPhone original yang baru.

Untuk iPhone rekondisi, harganya jauh lebih murah dibanding harga iPhone resmi yang ada di situs Apple. Bahkan, ada yang mematok hingga setengah dari harga iPhone original.

4. Garansi

Untuk iPhone original dari Apple, selalu memiliki garansi resmi selama 1 tahun yang berlaku secara internasional, baik itu iPhone baru maupun iPhone refurbished.

Sedangkan untuk iPhone rekondisi, Anda hanya akan mendapatkan garansi dari distributor. Bahkan, ada yang tidak mendapatkan garansi sama sekali.

5. Kemasan

Kemasan pada iPhone yang original memiliki tampilan yang sama di seluruh dunia, di mana kemasan ini akan tersegel secara rapat.

Untuk iPhone refurbished resmi dari Apple sedikit berbeda dari kemasan iPhone baru, yang mana terdapat keterangan “Apple Certified Pre-Owned” pada bagian bawah kotak.

Untuk iPhone rekondisi dari pihak ketiga (palsu), biasanya menggunakan kemasan asli yang sudah tidak tersegel.

Selain itu, beberapa kelengkapan pada iPhone rekondisi, seperti charger, biasanya tidak lengkap atau bukan barang asli. Semoga bermanfaat!

*Sinyaliti.com dan Wefixit.id melayani jasa Service iPhone Panggilan untuk iPhone SE, dengan harga yang bersaing dan dengan spare-part Original serta bergaransi.

Wefixit
WhatsApp chat